Siswa di Sumenep Surati Kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-atta’awun, Menu MBG Diduga Tak Layak Konsumsi

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUMENEP// bbgnews.id – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Legung Barat kembali menjadi sorotan tajam setelah salah satu siswa melayangkan surat kepada kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-atta’awun. Surat tersebut berisi kritik keras atas realisasi menu MBG yang diduga tidak layak konsumsi karena sebagian telur puyuh yang dibagikan disebut dalam kondisi busuk, Sabtu (7/2/2026).

Dalam isi surat yang beredar, pihak sekolah menyampaikan keluhan secara tegas kepada penanggung jawab program. “Kepada yang terhormat kepala MBG. Telur puyuhnya sebagian ada yang busuk, tolong diperhatikan,” tulis salah satu pesan yang dikutip dari laporan tersebut.

Tidak hanya itu, suara keberatan juga datang dari siswa penerima manfaat. Dalam pesan sederhana namun menyentil, seorang siswa menulis, “Saya tidak mau telur busuk. Terimakasih salam kelas 5.”

Surat tersebut menjadi pukulan keras bagi pihak SPPG Legung Barat yang dinilai kurang maksimal dalam memastikan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada siswa. Program MBG yang seharusnya menjadi simbol perhatian terhadap gizi anak sekolah justru dipertanyakan integritas pelaksanaannya ketika dugaan makanan tidak layak konsumsi muncul.

Sejumlah pihak menilai, persoalan ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan menyangkut tanggung jawab moral dan profesional dalam menjaga keamanan pangan bagi anak-anak. Pengawasan bahan makanan, proses penyimpanan, hingga distribusi seharusnya dilakukan dengan standar ketat untuk mencegah risiko kesehatan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat pernyataan resmi dari kepala SPPG Legung Barat maupun pihak Yayasan At-atta’awun terkait isi surat tersebut. Publik kini menunggu klarifikasi terbuka serta langkah evaluasi menyeluruh agar insiden serupa tidak kembali terjadi dan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG dapat dipulihkan.

Berita Terkait

Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan ke Bareskrim Polri Atas Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemaksaan Aborsi
Publik Bertanya, Kursi Terdakwah Ke Kursi Kepala Diskominfo Sumenep
Oknum Polisi di Sumenep Diduga Hamili Pacarnya, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Transparan
Diduga Gelapkan Mobil Toyota Hiace, Seorang Warga Rubaru Resmi Dilaporkan Ke Polres Sumenep
Siapa Pewaris Tahta? Diantara Dua Calon Sekda Sumenep
Warga Ambunten Pertanyakan Transparansi dan Keberlanjutan Pengelolaan Limbah 2024 di Sumenep
Panas! LSM Pamekasan Murka Usai Dicap Provokator, Wacana Penertiban Bupati Disorot Keras
SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:23

Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan ke Bareskrim Polri Atas Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemaksaan Aborsi

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:19

Publik Bertanya, Kursi Terdakwah Ke Kursi Kepala Diskominfo Sumenep

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:48

Oknum Polisi di Sumenep Diduga Hamili Pacarnya, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Transparan

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:24

Diduga Gelapkan Mobil Toyota Hiace, Seorang Warga Rubaru Resmi Dilaporkan Ke Polres Sumenep

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:10

Siapa Pewaris Tahta? Diantara Dua Calon Sekda Sumenep

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:00

Panas! LSM Pamekasan Murka Usai Dicap Provokator, Wacana Penertiban Bupati Disorot Keras

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:15

SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:50

Advokat Muda Sumenep Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026, Dorong Sinergi Pers dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru