PAMEKASAN (BBGNews) Kekecewaan mendalam menyelimuti gabungan organisasi yang tergabung dalam Federasi Taman Juang Kekecewaan ini dipicu oleh sikap Kepala Kantor Bea Cukai Madura yang mangkir dalam agenda audiensi yang sebelumnya telah dijadwalkan secara resmi, Rabu (06/05/2026).
Ketua FORMADES Kabupaten Pamekasan, Rosi Kancil, bersama Ketua PD KAMI, Klino Febry, menyatakan kecaman keras atas sikap tidak profesional pimpinan Bea Cukai Madura tersebut, padahal, waktu pelaksanaan audiensi tersebut diklaim merupakan kesepakatan yang ditentukan sendiri oleh pihak Bea Cukai.
Kekecewaan ini bukan tanpa alasan. Federasi Taman Juang membawa isu krusial terkait dugaan praktik “main mata” atau kolusi antara oknum Bea Cukai Madura dengan PR. CAHAYAKU, produsen rokok merek Turbo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menduga kuat adanya kolusi sistematis dalam penanganan kasus penangkapan di Tangkel, Bangkalan, Jawa Timur, ada indikasi kuat penindakan hukum tidak dijalankan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Klino Febri
Poin yang paling disorot adalah dugaan pengembalian barang bukti berupa rokok merek Turbo yang menggunakan pita cukai tidak sesuai peruntukannya (salah tempel) kepada pihak produsen, menurut mereka, tindakan ini mencederai hukum kepabeanan dan merugikan negara.
Atas dasar temuan tersebut, Federasi Taman menyatakan sikap tegas:
Akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Pusat Dirjen Bea Cukai di Jakarta.
Melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan kolusi ini secara resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas aliran dana dan penyalahgunaan wewenang.
Meminta Kepala Bea Cukai Pusat untuk segera mencopot dan memecat Kepala Bea Cukai Madura serta Kepala Seksi (Kasi) Penindakan.
“Kami menganggap mereka sudah tidak amanah dalam mengemban jabatan. Jika dibiarkan, integritas institusi Bea Cukai akan terus merosot di mata masyarakat,” pungkas Rosi Kancil.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bea Cukai Madura belum memberikan keterangan resmi terkait alasan ketidakhadiran pimpinan dalam audiensi maupun tudingan kolusi yang dilontarkan oleh Federasi Taman Juang .


















