Air Tak Mengalir, Tagihan Naik 200%! Hublang Cuma Jawab: ‘Msh Rapat Bos’

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 13:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG |http://BBGNews.id — Ketika keluhan masyarakat terus bergema dari segala penjuru Kecamatan Sampang Kota, satu pertanyaan mendasar mencuat di tengah kekecewaan publik: Apa sebenarnya peran dan fungsi Hublang PDAM jika suara pelanggan terus diabaikan dan persoalan distribusi air tak pernah tuntas?

Respons Hublang PDAM Sampang, Makruf, yang hanya menjawab singkat “Msh rapat bos” saat dimintai klarifikasi soal ledakan tagihan dan buruknya distribusi air, justru memperkuat kesan bahwa keluhan pelanggan bukan prioritas utama, hingga lebih dari 24 jam berselang, tak ada klarifikasi lanjutan. Apakah ini cerminan profesionalisme dari pejabat pelayanan pelanggan?

Jika benar jabatan Hublang (Hubungan Langganan) adalah untuk menangani, mendengar, dan menindaklanjuti semua keluhan warga, lalu mengapa hingga hari ini tidak ada tindakan nyata, tidak ada solusi, tidak ada permintaan maaf, bahkan tidak ada komunikasi terbuka?

Warga tidak hanya kecewa—mereka frustrasi. Bertahun-tahun bersabar menghadapi air yang keruh, berbau, tak mengalir lancar, kini harus menanggung beban tagihan melonjak hingga 200%. Ironisnya, ketika pelanggan sedikit terlambat bayar, PDAM sigap mengenakan denda. Tapi ketika pelayanan buruk? Diam seribu bahasa.

PDAM Sampang tak bisa terus bersembunyi di balik alasan klasik. Hublang bukan simbol kekuasaan, tapi seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan. Jika jabatan ini tidak digunakan untuk menjawab keluhan dan memperbaiki situasi, maka publik berhak mempertanyakan: untuk apa jabatan Hublang dipertahankan?

Kini masyarakat menunggu, bukan hanya jawaban, tetapi juga bukti nyata bahwa PDAM Sampang masih layak dipercaya sebagai penyedia layanan dasar. Jika tidak, maka desakan perombakan struktural bukan sekadar wacana, melainkan tuntutan yang sudah mendesak.

Berita Terkait

Dua Mobil Bermuatan Jeriken Solar Diamankan Polisi di Sumenep, Diduga Jaringan BBM Subsidi Ilegal 
Slamet Pimpin Aksi, LIRA Pamekasan Ungkap Dugaan Pupuk Subsidi Bermasalah dan Proyek Fiktif
Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan
Camat Kalianget Buka Diri dari Kritik: ‘Mau Diberitakan Seperti Apa, Saya Tak Peduli!’
Sidang Syamsiah Memanas: Dakwaan Dinilai Cacat, Kuasa Hukum Minta Perkara Syamsiah Dihentikan
Hibah Sapi Fiktif? LSM Geruduk Dinas Peternakan Jatim
Lasbandra Desak Transparansi Kasus Lapen: Publik Tak Percaya Hanya Satu Orang Terlibat
Penanganan Kasus Kepala Bayi Terputus Disorot, LASBANDRA Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 34 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 21 Juni 2025 - 00:50

Operasi Tambang Galian C Ilegal di Beber Dibongkar, Polisi Sita Excavator dan Amankan Pekerja

Rabu, 18 Juni 2025 - 05:38

Pamekasan Markas Rokok Ilegal! Pabrik Bodong Tak Tersentuh, Kurir Jadi Tumbal!

Selasa, 10 Juni 2025 - 07:40

PLN UP3 Madura Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Kurban di Pamekasan

Sabtu, 7 Juni 2025 - 05:26

Hukum Bisa Dipesan? Kasatreskrim Bangkalan Diduga Akali Kasus Bayi Tewas

Jumat, 6 Juni 2025 - 16:51

Polres Sampang Panik, Korban Dikriminalisasi Demi Amankan Artis?

Jumat, 6 Juni 2025 - 04:58

Semangat Kurban, RSUD Mohammad Zyn Pererat Tali Sosial dengan Warga Sekitar

Minggu, 12 Desember 2021 - 21:07

Kapolsek Pulogadung Minta Maaf Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan

Minggu, 12 Desember 2021 - 21:03

Anies Punya Program Baru di YouTube, #daripendopo, Apa Itu?

Berita Terbaru