Oknum Polisi di Sumenep Diduga Hamili Pacarnya, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Transparan

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi buatan Ia

Foto ilustrasi buatan Ia

SUMENEP, bbgnews.id – Seorang oknum anggota kepolisian di wilayah Kabupaten Sumenep diduga menghamili pacarnya hingga memicu polemik di tengah masyarakat. Kasus ini kini menjadi perhatian publik setelah pihak keluarga korban angkat bicara dan meminta kejelasan serta tanggung jawab dari yang bersangkutan.

Informasi yang dihimpun media ini,
Korban berinisial V warga Jalan keramat pasarean Adi podey, Dusun banlendur, Desa Kalowang, Kecamatan gayam, Kabupaten Sumenep dan oknum Polisi berinisial MR warga Kalianget Barat Sumenep. hubungan antara korban dan oknum polisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun setelah korban diketahui hamil, oknum anggota itu diduga sulit dihubungi dan belum menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab secara penuh.

Kakak korban J inisial menceritakan Awalnya pacaran waktu oknum polisi tersebut bertugas di Polsek gayam sapudi dia kenalan sama adik saya dan sering bonjengan sering main kerumah, ahirnya mereka menjalin hubungan atau pacaran lalu pihak kluarga meminta agar hubungan mereka ada ikatan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah beberapa bulan
orang tuanya datang kerumah dengan membawa ikatan pertunangan merupakan cicin. tapi karena keterpaksaan,” ungkapnya, Rabu (4/3/2026).

Lebih lanjut, setelah berselang kurang lebih satu tahun, pihak MR memutuskan pertunangan melalui WhatsApp. Waktu adik saya datang kerumah keluarga MR itu posisi baru selesai aborsi setelah MR tau kalau V berhasil melakukan aborsi karna sebuah paksaan dan tekanan, lalu si MR mengelak tidak mau bertanggung jawab.

“Tapi adik saya tetep di bawa kemana-mana. pada ahirnya adik saya hamil dan pihak pelaku sama keluarganya tidak mau bertanggung jawab dan adik saya di perlakukan tidak senonoh layaknya dihinakan,” tegasnya.

Keluarga juga berharap institusi kepolisian melalui Propam dapat turun tangan untuk memproses dugaan pelanggaran etik tersebut secara profesional dan transparan.

“Saya tidak terima karna marwah dan harga diri sudah di injak-injak saya selaku keluarga korban pelaku harus di tindak degan seadil adilnya,” tukasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap anggota penegak hukum dituntut untuk menjaga integritas dan bertanggung jawab atas setiap tindakan pribadi maupun profesionalnya.

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Mobil Toyota Hiace, Seorang Warga Rubaru Resmi Dilaporkan Ke Polres Sumenep
Siapa Pewaris Tahta? Diantara Dua Calon Sekda Sumenep
Warga Ambunten Pertanyakan Transparansi dan Keberlanjutan Pengelolaan Limbah 2024 di Sumenep
SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja
Advokat Muda Sumenep Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026, Dorong Sinergi Pers dan Penegakan Hukum
Miris, Sudah 2 Hari Menu MBG di SPPG Batu Putih, Diduga Sayur Berulat dan Buah Membusuk
Siswa di Sumenep Surati Kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-atta’awun, Menu MBG Diduga Tak Layak Konsumsi
Pengelola SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Sibuk Redam Pemberitaan Setelah Menu MBG Yang Disajikan Ditolak Siswa dan Guru
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:48

Oknum Polisi di Sumenep Diduga Hamili Pacarnya, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Transparan

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:24

Diduga Gelapkan Mobil Toyota Hiace, Seorang Warga Rubaru Resmi Dilaporkan Ke Polres Sumenep

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:10

Siapa Pewaris Tahta? Diantara Dua Calon Sekda Sumenep

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:13

Warga Ambunten Pertanyakan Transparansi dan Keberlanjutan Pengelolaan Limbah 2024 di Sumenep

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:00

Panas! LSM Pamekasan Murka Usai Dicap Provokator, Wacana Penertiban Bupati Disorot Keras

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:50

Advokat Muda Sumenep Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026, Dorong Sinergi Pers dan Penegakan Hukum

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:54

Miris, Sudah 2 Hari Menu MBG di SPPG Batu Putih, Diduga Sayur Berulat dan Buah Membusuk

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:36

Siswa di Sumenep Surati Kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-atta’awun, Menu MBG Diduga Tak Layak Konsumsi

Berita Terbaru