SUMENEP, bbgnews – Menunggu detik-detik sirkulasi kekuasaan Calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang bakal diumumkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur melalui situs bkpsdm.sumenep.go.id per hari ini, Rabu (18/2/2026) sesuai yang dijadwalkan.
Gencar disuarakan berbagai analis politik lokal bahwa calon kuat sekda diprediksi akan didominasi oleh Agus Dwi Saputra dengan dibayang-bayangi Chainur Rasyid yang biasa dipanggil Inung, itu setelah Arif Firmanto dan Eri Susanto tumbang. Kini proses menuju kandidat 3 besar Sekda Sumenep diprediksi terpetakan dalam 2 Paket.
Analis politik itu dikemukakan oleh pengamat politik dan kebijakan Sumenep Ach Djoni Tunaedy. Dalam kacamata politik, usai para kandidat sekda menyelesaikan uji kompetensi jabatan (assessment) di bursa lelang sekda sebanyak 6 kandidat. Namun hasil final siapa kandidat sekda lolos 3 besar masih misteri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hemat saya, bakal ada 2 paket dari hasil lelang sekda yang bakal muncul. Prediksi paket pertama, calon sekda bakal potensi terisi nama Agus Dwi Saputra, Chainur Rasyid dan Rahman Riadi. Sedangkan paket kedua berpotensi terisi nama Agus Dwi Saputra, Achmad Dzulkarnain dan Mohamad Iksan,” paparnya.
Bung Jon, biasa dipanggil mengatakan dari 6 kandidat sekda, semua punya peluang untuk menduduki kursi empuk kekuasaan itu. Namun, tak sembarang pejabat bisa menduduki tahta Sekda Sumenep. Hanya orang-orang hebat, punya loyalitas tanpa batas dan berdedikasi tinggi yang punya kans besar duduk sebagai Sekda.
“Terlepas siapa kandidat kuat yang lolos 3 besar hasil assessment di Surabaya, tetap bupati lah yang akan menjadi eksekutor terakhir penentu ‘pewaris tahta’ Sekda. Nanti kita lihat, siapa kandidat yang lolos 3 besar di ‘bursa lelang’ sekda? Analisaku yakin dua paket tadi yang lolos,” ujarnya.
Eks Ketua Partai Demokrat Sumenep ini mengatakan soal otak atik jabatan dan formulasi perebutan kekuasaan di level sekda, bukan barang tabu baginya. “Sebab ketika saya duduk sebagai Ketua Partai Demokrat, saya mampu mengantarkan calon dewan dari 2 kursi parlemen menjadi 7 kursi parlemen (DPRD) Sumenep. Saya dah kenyang pengalaman dengan urusan kekuasaan,” pungkasnya.
Pengamat beken yang notabene Pengusaha kelas kakab Sumenep ini pun melontarkan pernyataan pedasnya pada awak media. “Mau sehebat dan sekompeten apapun hasil assessment, tetap Pansel Sekda hanya akan merekomendasikan 3 kandidat besar untuk disodorkan ke Bupati Sumenep,” ujar Bung Jon.
“Ponternya, siapa yang ‘direstui’ Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, dialah yang bakal menduduki tampuk kekuasaan Sekda Sumenep periode 2026-2029 nantinya. Kita tunggu saja, tiga banteng kekuasaan birokrasi itu siapa penerus tahta sekda selenjutnya,” kicau Joni.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan mengatakan karena proses seleksi terbuka sekda dilakukan melalui uji kompetensi atau dilelang, pihaknya tidak tahu siapa yang bakal keluar sebagai kandidat 3 besar. Tapi yang pasti hasil Pansel Sekda akan diumumkan sesuai jadwal pansel pada 18 Februari 2026.


















