Slamet Pimpin Aksi, LIRA Pamekasan Ungkap Dugaan Pupuk Subsidi Bermasalah dan Proyek Fiktif

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 13:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, BBGnews.com – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan, Senin (15/09/2025).

Massa yang dipimpin langsung oleh Bupati LIRA Pamekasan, Slamet, menyuarakan beragam dugaan penyimpangan yang disebut-sebut terjadi di tubuh dinas tersebut.

Dalam orasinya, Slamet menegaskan bahwa kebijakan Dinas Pertanian saat ini dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat, salah satunya terkait penebusan pupuk bersubsidi yang diduga justru dijual ke luar Kabupaten Pamekasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk di antaranya tunggakan pupuk bersubsidi tahun 2025 yang tak kunjung diselesaikan,

akibatnya, petani lokal kesulitan mendapatkan pupuk murah, sehingga banyak yang tidak lagi bisa bertani untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Selain persoalan pupuk, LIRA juga menyoroti adanya laporan pertanggungjawaban (SPJ) palsu pada program pipanisasi. Slamet menuding hal tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan anggaran yang merugikan masyarakat.

Baca Juga:  Antar Paket COD, Kurir JNT Dipamekasan Malah Dianiaya, Korban Lapor Polisi

Tak hanya itu, pada tahun 2025, Dinas Pertanian juga disebut melakukan survey fiktif serta menggunakan KTP palsu untuk penebusan pupuk, praktek ini dinilai semakin menjauhkan tujuan awal subsidi pupuk yang semestinya memakmurkan rakyat Pamekasan.

LIRA juga menyinggung dugaan penipuan berkedok proyek yang melibatkan mantan Kepala Dinas Pertanian Pamekasan, serta dugaan proyek fiktif pembangunan jalan usaha tani pada tahun 2022.

“Semua ini menunjukkan betapa buruknya tata kelola di Dinas Pertanian. Jika hal ini dibiarkan, maka masyarakat Pamekasan akan semakin terpuruk,” tegas Slamet dalam orasinya.

Massa LIRA mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengusut seluruh dugaan penyimpangan tersebut. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi kepentingan masyarakat Pamekasan.

Berita Terkait

Oknum Polisi di Sumenep Diduga Hamili Pacarnya, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Transparan
Diduga Gelapkan Mobil Toyota Hiace, Seorang Warga Rubaru Resmi Dilaporkan Ke Polres Sumenep
SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja
Miris, Sudah 2 Hari Menu MBG di SPPG Batu Putih, Diduga Sayur Berulat dan Buah Membusuk
Dua Mobil Bermuatan Jeriken Solar Diamankan Polisi di Sumenep, Diduga Jaringan BBM Subsidi Ilegal 
Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan
Camat Kalianget Buka Diri dari Kritik: ‘Mau Diberitakan Seperti Apa, Saya Tak Peduli!’
Sidang Syamsiah Memanas: Dakwaan Dinilai Cacat, Kuasa Hukum Minta Perkara Syamsiah Dihentikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:19

Publik Bertanya, Kursi Terdakwah Ke Kursi Kepala Diskominfo Sumenep

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:24

Diduga Gelapkan Mobil Toyota Hiace, Seorang Warga Rubaru Resmi Dilaporkan Ke Polres Sumenep

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:10

Siapa Pewaris Tahta? Diantara Dua Calon Sekda Sumenep

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:13

Warga Ambunten Pertanyakan Transparansi dan Keberlanjutan Pengelolaan Limbah 2024 di Sumenep

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:15

SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:50

Advokat Muda Sumenep Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026, Dorong Sinergi Pers dan Penegakan Hukum

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:54

Miris, Sudah 2 Hari Menu MBG di SPPG Batu Putih, Diduga Sayur Berulat dan Buah Membusuk

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:36

Siswa di Sumenep Surati Kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-atta’awun, Menu MBG Diduga Tak Layak Konsumsi

Berita Terbaru