Viral di TikTok! Warga Manding Sumenep Keluhkan Jalan Rusak Parah, Pemerintah Diminta Turun Tangan

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUMENEP- Sebuah video keluhan warga terkait kondisi jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Manding mendadak viral di media sosial TikTok. Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan jalan berlubang, bergelombang, dan dipenuhi genangan air yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Dalam video yang telah ditonton puluhan ribu kali tersebut, seorang warga terdengar meluapkan kekecewaannya. Ia menyebut kondisi jalan sudah lama rusak namun tak kunjung mendapat perbaikan.

“Ini bukan baru rusak, sudah bertahun-tahun. Kalau hujan, seperti kubangan. Motor sering jatuh, mobil pelan-pelan pun tetap bahaya,” ujarnya dalam rekaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya satu video, sejumlah unggahan lain dari warga Manding turut bermunculan dengan tagar #vestivaljalanrusak, #MandingButuhPerhatian, dan #chapung. Warganet pun ramai-ramai menyuarakan dukungan dan mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan.

Baca Juga:  IMADA Selenggarakan “Samalem Sareng Abuya” di Batu Malang, Perkuat Tradisi Keilmuan dan Ikatan Guru–Santri

Warga menilai jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan desa-desa di Manding menuju pusat ekonomi dan pendidikan. Aktivitas warga, mulai dari pelajar, pedagang, hingga petani, disebut sangat terganggu akibat kerusakan jalan yang kian parah.

“Setiap hari kami lewat sini. Kalau malam lebih ngeri karena lubangnya tidak kelihatan,” kata warga lainnya dalam kolom komentar TikTok.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait soal rencana perbaikan jalan di Manding. Warga berharap viralnya video ini bisa menjadi perhatian serius Pemkab Kabupaten Sumenep, agar keluhan masyarakat tidak lagi diabaikan.

“Jangan tunggu korban dulu baru diperbaiki,” tulis salah satu komentar yang mendapat ribuan likes.(Zr)

Berita Terkait

IMADA Selenggarakan “Samalem Sareng Abuya” di Batu Malang, Perkuat Tradisi Keilmuan dan Ikatan Guru–Santri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:19

Publik Bertanya, Kursi Terdakwah Ke Kursi Kepala Diskominfo Sumenep

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:24

Diduga Gelapkan Mobil Toyota Hiace, Seorang Warga Rubaru Resmi Dilaporkan Ke Polres Sumenep

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:10

Siapa Pewaris Tahta? Diantara Dua Calon Sekda Sumenep

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:13

Warga Ambunten Pertanyakan Transparansi dan Keberlanjutan Pengelolaan Limbah 2024 di Sumenep

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:15

SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:50

Advokat Muda Sumenep Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026, Dorong Sinergi Pers dan Penegakan Hukum

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:54

Miris, Sudah 2 Hari Menu MBG di SPPG Batu Putih, Diduga Sayur Berulat dan Buah Membusuk

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:36

Siswa di Sumenep Surati Kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-atta’awun, Menu MBG Diduga Tak Layak Konsumsi

Berita Terbaru