Warga Ambunten Pertanyakan Transparansi dan Keberlanjutan Pengelolaan Limbah 2024 di Sumenep

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMENEP, bbgnews — Program bantuan pengelolaan limbah yang digulirkan pada tahun 2024 di Kabupaten Sumenep kini menjadi sorotan warga.

Proyek yang disebut-sebut tersebar di tiga titik, yakni Kecamatan Ambunten, Pasongsongan, dan Rubaru, diduga menyisakan sejumlah persoalan, mulai dari minimnya informasi publik hingga keberlanjutan program.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu proyek yang ramai diperbincangkan berada di Kecamatan Pasongsongan. Berdasarkan keterangan warga sekitar, bangunan yang diperuntukkan sebagai fasilitas pengelolaan limbah tersebut disebut tidak dilengkapi prasasti atau papan informasi proyek.

“Setahu kami ini proyek bantuan tahun 2024. Tapi sampai sekarang tidak ada prasasti atau papan nama yang menjelaskan anggaran maupun sumber dananya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketiadaan prasasti dinilai menimbulkan tanda tanya terkait transparansi pelaksanaan program. Warga berharap ada kejelasan mengenai detail proyek, termasuk besaran anggaran dan instansi pelaksana.

Baca Juga:  Disperindag Pamekasan Ucapkan Dirgahayu RI ke-80: Momentum Perkuat Semangat Inovasi dan Kemandirian Ekonomi Daerah

Tak hanya soal bangunan, warga juga menyoroti bantuan ternak sapi yang menjadi bagian dari program tersebut. Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat, awalnya terdapat 11 ekor sapi yang disalurkan. Namun kini jumlahnya disebut tinggal 4 ekor.

“Dulu informasinya ada 11 sapi, sekarang tinggal 4. Kami tidak tahu ke mana sisanya dan bagaimana pengelolaannya,” ungkap warga lainnya.

Kondisi ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan dan pengelolaan bantuan. Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi serta memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.

Program bantuan pengelolaan limbah sejatinya bertujuan meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun tanpa transparansi dan pengawasan yang optimal, manfaat program dikhawatirkan tidak berjalan maksimal.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.

Berita Terkait

Panas! LSM Pamekasan Murka Usai Dicap Provokator, Wacana Penertiban Bupati Disorot Keras
SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja
Advokat Muda Sumenep Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026, Dorong Sinergi Pers dan Penegakan Hukum
Miris, Sudah 2 Hari Menu MBG di SPPG Batu Putih, Diduga Sayur Berulat dan Buah Membusuk
Siswa di Sumenep Surati Kepala SPPG Legung Barat Yayasan At-atta’awun, Menu MBG Diduga Tak Layak Konsumsi
Wali Murid Viralkan Menu MBG Tidak Layak Konsumsi di Tiktok, Kepala SPPG Lebeng Timur Bungkam
Pengelola SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Sibuk Redam Pemberitaan Setelah Menu MBG Yang Disajikan Ditolak Siswa dan Guru
Polemik Bansos Pamekasan Tak Terjawab, Aktivis ‘Mengetuk’ Pintu Provinsi
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:13

Warga Ambunten Pertanyakan Transparansi dan Keberlanjutan Pengelolaan Limbah 2024 di Sumenep

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:00

Panas! LSM Pamekasan Murka Usai Dicap Provokator, Wacana Penertiban Bupati Disorot Keras

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:15

SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Jadi Sorotan, Guru Sebut Menu MBG Adaperbaikan Saat Viral Saja

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:50

Advokat Muda Sumenep Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026, Dorong Sinergi Pers dan Penegakan Hukum

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:54

Miris, Sudah 2 Hari Menu MBG di SPPG Batu Putih, Diduga Sayur Berulat dan Buah Membusuk

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:48

Wali Murid Viralkan Menu MBG Tidak Layak Konsumsi di Tiktok, Kepala SPPG Lebeng Timur Bungkam

Senin, 2 Februari 2026 - 07:17

Pengelola SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Sibuk Redam Pemberitaan Setelah Menu MBG Yang Disajikan Ditolak Siswa dan Guru

Minggu, 26 Oktober 2025 - 07:04

In’am Rabbani Bikin Heboh! Siswa SMA Tahfidz Assaidiyah Sabet Juara Ganda dan Tunggal di Bupati Cup Sampang

Berita Terbaru